Arti dari Pemberian Angpao pada Saat Perayaan Imlek

Arti dari Pemberian Angpao pada Saat Perayaan Imlek

Arti dari Pemberian Angpao pada Saat Perayaan Imlek – Dalam kebudayaan masyarakat Tionghoa dan Asia, angpau adalah bingkisan dalam amplop merah yang biasanya berisikan sejumlah uang sebagai hadiah menyambut tahun baru Imlek atau perayaan lainnya. Suasana perayaan Imlek semakin terasa. Sebentar lagi pembagian angpao Imlek saat perayaan tahun baru Cina menjadi tradisi yang paling dinantikan.

Angpao memang menjadi salah satu bagian identik dalam perayaan Imlek. Apalagi pemberian angpao Imlek ini sudah menjadi bagian tradisi dari kehidupan masyarakat Tionghoa. Dalam bahasa Mandarin, angpao disebut juga dengan hong bao.

Sebelum perayaan Imlek semakin dekat, kali ini poker idn deposit pulsa 10000 tanpa potongan udah merangkum beberapa fakta unik mengenai angpao. Barangkali Mama masih belum mengetahui asal usul serta aturan dalam memberikan angpao Imlek selama perayaan berlangsung.

1. Angpao menjadi bentuk kepedulian 
1. Angpao menjadi bentuk kepedulian 

Saat perayaan perayaan tahun baru Cina atau Imlek, pembagian angpao termasuk salah satu momen yang paling ditunggu-tunggu.

Angpao menjadi momen simbolis yang bisa menggambarkan kepedulian sesama manusia dan salah satu bentuk saling mengasihi.

Pemberian angpao ini menjadi bentuk kebahagiaan secara simbolik. Kira-kira Mama sudah menyiapkan amplop Imlek untuk si Kecil belum nih?

2. Angpao selalu berwarna merah bermakna membawa keberuntungan
2. Angpao selalu berwarna merah bermakna membawa keberuntungan

Amplop yang digunakan selama perayaan Imlek memang identik dengan warna merah. Menurut masyarakat Tionghoa, warna merah sarat dengan berbagai makna.

Dilansir dari The Finder, warna merah pada angpao memiliki makna tersendiri seperti menggambarkan sebuah semangat, keberuntungan, kebaikan dan kesejahteraan.

Untuk itu, setiap orang yang menerima angpao termasuk anak-anak diharapkan memiliki nasib yang baik sepanjang tahun.

Begitu juga dengan pemberi angpao karena sudah menyisihkan uangnya demi memberikan kebahagian untuk orang lain.

Selain warnanya yang merah, motif pada angpao pun disesuaikan dengan shio tahun tersebut saat perayaan Imlek.

Motifnya seolah tidak bisa sembarangan misalnya saja tahun ini adalah tahun baru babi tanah, maka motif di angpao juga akan menggunakan gambar seekor babi.

3. Pemberian angpao tidak bisa sembarangan 
3. Pemberian angpao tidak bisa sembarangan 

Pemberian angpao yang simbolik ini tidak bisa sembarangan ya, Ma!

Hindari juga pemberian angpao dengan nominal angka yang dimulai dari angka 4. Dalam tradisi Tionghoa, angka 4 memberikan arti ‘mati’ sebagai angka sial. Selain itu, nominal yang disarankan mengandung angka 8 karena memiliki  arti kaya dan sebuah keberuntungan.

Selain itu, hindari memberikan angpao dalam jumlah ganjil karena memiliki arti sebagai angpao duka cita. Diharapkan untuk selalu memberikan angpao dalam jumlah yang genap.

4. Aturan dalam memberikan angpao
4. Aturan dalam memberikan angpao

Memberikan angpao memang menjadi sebuah tradisi saat perayaan Imlek. Walaupun begitu, angpao Imlek tidak hanya bisa diberikan oleh keturunan Tionghoa saja.

Dalam memberikan angpao ke sesama tidak bisa sembarangan karena ada aturan tersendiri.

Angpao selalu diberikan dari orangtua kepada orang yang lebih muda dan tidak pernah sebaliknya. Pegawai atau staf di sebuah kantor biasanya juga akan mendapatkan angpao dari atasannya sebagai bos.

Orangtua akan memberikan angpao Imlek kepada anak-anaknya di rumah. Selain itu, bagi yang sudah menikah biasanya akan memberikan angpao kepada yang belum menikah.

Sedangkan bila seseorang belum menikah dan sudah memasuki usia 40 tahun, maka dirinya tetap diwajibkan memberikan angpao karena sudah dianggap dewasa.

5. Angpao Imlek harus diberikan secara langsung
5. Angpao Imlek harus diberikan secara langsung

Angpao Imlek tidak hanya dipandang sebagai sebuah pemberian saja, namun menjadi sebuah simbol tanggung jawab terhadap sesama untuk saling berbagi.

Tahun baru Cina biasanya dirayakan selama kurun waktu 14 hari, sehingga memiliki cukup waktu untuk memberikan angpao Imlek. Perlu diingat kalau saat memberikan angpao, usahakan tidak dititipkan ke orang lain.

Angpao Imlek harus diberikan secara langsung kepada penerima, sehingga keberuntungan akan langsung sampai ke tangan penerima dan pemberi. Pastikan amplop yang diberikan berwarna merah.

Itulah beberapa fakta mengenai angpao dalam tradisi perayaan Imlek. Semoga beberapa informasi yang baru diketahui ini bisa semakin membuat suasana perayaan Imlek menjadi lebih menyenangkan.