Arti dari Perayaan Paskah Kepada Umat Kristiani

Arti dari Perayaan Paskah Kepada Umat Kristiani

Arti dari Perayaan Paskah Kepada Umat Kristiani – Paskah adalah perayaan terpenting dalam tahun liturgi gerejawi Kristen. Bagi umat Kristen, Paskah identik dengan Yesus, yang oleh Paulus disebut sebagai “anak domba Paskah”; Tanggal 2 April ini, umat Kristiani di seluruh dunia memperingati hari Jumat Agung dan di hari Minggunya akan merayakan Paskah. Pernak-pernik khas Paskah telah menghiasi gereja-gereja maupun rumah-rumah umat Kristiani.

jemaat Kristen hingga saat ini percaya bahwa Yesus disalibkan, mati dan dikuburkan, dan pada hari yang ketiga bangkit dari antara orang mati. Era pandemi membuat masyarakat—khususnya beberapa umat Kristiani, merayakan Paskah di rumah. Meski demikian, tak menyurutkan khidmat dan sukacita yang hadir dalam peringatan dan perayaan tersebut.

Paskah merayakan hari kebangkitan tersebut dan merupakan perayaan yang terpenting karena memperingati peristiwa yang paling sakral dalam hidup Yesus, seperti yang tercatat di dalam keempat Injil di Perjanjian Baru. Mulai dari minggu kemarin pun berbagai acara pra paskah telah berlangsung.

Namun, Dilansir dari poker idn deposit pulsa 10000 tanpa potongan bukan hanya sekadar perayaan dan acara semata, lebih dari itu ada hal besar yang telah dilakukan Isa Almasih atau Yesus Kristus bagi semua orang. Lantas apa makna perayaan Paskah tersebut? Mari lihat penjelasannya berikut ini!

Paskah di era perjanjian lama
Makna Perayaan Paskah Bagi Umat Kristiani

Makna Paskah pada perjanjian lama mengacu pada perayaan pembebasan bangsa Israel dari tanah Mesir, di mana pada saat itu diadakan upacara “roti tidak beragi” dan “persembahan anak sulung” dengan “upacara korban domba paskah”. Hal yang merupakan perintah Tuhan agar dikenang oleh Musa dan bani Israel seperti yang tertulis dalam Alkitab (Keluaran 12:14,17,21).

Pada masa lalu, umat Allah merayakan Paskah dalam berbagai lambang. Seperti yang dikatakan dalam kitab suci (Kolose 2:17, Ibrani 10:1) hari raya pada masa Perjanjian Lama adalah bayangan dari apa yang akan datang, yang wujudnya adalah Yesus Kristus.

Pengorbanan dan cinta yang besar
Makna Perayaan Paskah Bagi Umat Kristiani

Pada Jumat Agung, umat Kristiani memperingati hari Tuhan Yesus disalibkan. Yesus mengajarkan banyak orang untuk memiliki kasih dan Ia pun memberikan teladannya. Ia mengajarkan untuk mengampuni semua musuh dan mendoakan mereka yang menyakiti. Ia juga mengajarkan bahwa sukacita ditemukan bukan dari kekayaan atau harta yang dimiliki namun bagaimana hubungan manusia dengan Tuhan serta manusia dengan sesamanya.

Tak sampai disitu, Yesus Kristus tidak hanya mati di kayu salib dan dikuburkan dalam kubur batu, akan tetapi Ia bangkit pada hari yang ketiga. Ketika para perempuan pergi ke makam lebih awal pada pagi Paskah, mereka mendapati bahwa kuburan tersebut kosong. Kemudian mereka bertemu dengan Yesus yang bangkit, yang mengatakan kepada mereka untuk tidak takut. Para perempuan ini memberi tahu para murid Yesus, kabar baik bahwa Yesus telah dibangkitkan dari kematian, bahwa Ia hidup.

Paskah pada zaman perjanjian baru dan saat ini
Makna Perayaan Paskah Bagi Umat Kristiani

Dalam zaman perjanjian baru sampai saat ini, Paskah dirayakan oleh umat Kristiani sebagai hari kebangkitan Yesus Kristus. Kebangkitan Yesus pada hari ke tiga setelah ia mati di kayu salib bertepatan dengan hari Paskah umat Yahudi, maka itu umat Kristiani yang percaya pada Yesus merayakan Paskah sebagai hari kebangkitan.

Cinta yang sempurna dari Tuhan Yesus akan sanggup mengalahkan segalanya. Cinta yang sempurna akan selalu menang. Karena Tuhan telah meneladankan dan memberikan cintanya yang sempurna untuk kita semua, maka sudah selayaknya semua orang pun saling mencintai.

Cinta mengalahkan kebencian, harapan mengalahkan rasa takut, pengorbanan mengalahkan keserakahan, pengampunan mengalahkan kekuasaan, dan hidup mengalahkan kematian.