Yukz Dekat dengan Artis-artis Top Korea Lewat Maxperience

Yukz Dekat dengan Artis-artis Top Korea Lewat Maxperience

Yukz Dekat dengan Artis-artis Top Korea Lewat Maxperience – Penggemar, pengagum, atau fan dapat pula disebut supporter atau pendukung untuk tim olahraga—adalah seseorang yang menggemari sesuatu dengan antusias, seperti grup musik, tim olahraga, buku, atau selebriti. Secara kolektif, kumpulan pengemar akan membentuk basis penggemar (fanbase) atau fandom.

Demam Korea atau Hallyu Wave di dunia memang sudah mulai mewabah sejak generasi kedua KPop bersinar, seperti Super Junior, TVXQ, BIGBANG, Wonder Girls, SNSD, 2PM, dan sebagainya. Kamu yang sudah menjadi fans generasi kedua KPop ini pasti tahu, deh, bagaimana hebohnya ketika para grup ini tur dunia, termasuk menyambangi Indonesia.

Tren KPop dan budaya Korea makin menanjak dan mendunia sejak generasi ketiga muncul. BTS, BLACKPINK, dan sejumlah idol KPop generasi terbaru berhasil Daftar Club388 menyebarkan pengaruhnya ke berbagai penjuru dunia. KPop pun tak lagi sebatas Asia.

Sadarkah kamu kalau Hallyu Wave yang begitu mendunia ini juga tak lepas dari peran agensi selebriti yang membawa para idol ini keliling dunia? Adalah Maxperience, agensi selebriti dari Hong Kong yang pernah membawa BLACKPINK ke acara Jimmy Kimmel Live, fanmeeting Jung Hae In di Filipina, konser perdana JBJ Indonesia, serta berbagai aktivitas promosi idol dan artis Korea di dalam dan luar Asia.

Yuk, ketahui lebih banyak tentang Maxperience bersama pendirinya, Max Jang, COO Raymond Cho, dan Agen Selebriti Hannah Lee. Ikuti cerita mereka, ya!

1. Terinspirasi dari agensi selebriti di Hollywood
Dekat dengan Artis-artis Top Korea Lewat Maxperience

Maxperience merupakan agensi selebriti Asia yang mengubungkan para artis dan penggemarnya. Saat mebangun Maxperience, sang pendiri, Max Jang meyakini bahwa hiburan adalah gerbang sebuah budaya. Karenanya, ia bersemangat untuk membangun sebuah agensi selebriti profesional yang bisa memimpin proyek hiburan global dengan para artis di Asia. Dengan begitu, ia berharap bisa memberi kebahagiaan dan inspirasi bagi para penggemar di seluruh dunia.

Di Amerika, kata Max, banyak agensi profesional legendaris yang sudah ada sejak beberapa dekade lalu, seperti WME, CAA, dan UTA. Para agensi tersebut kini sudah menjadi perusahaan miliaran dolar yang mewakili begitu banyak selebriti Hollywood terkenal dan pasar Barat.

“Tak seperti di AS, belum ada agensi selebriti bergaya Hollywood dengan skala raksasa dan keahlian hebat di pasar hiburan Asia. Pada titik ini, saya termotivasi untuk meluncurkan MAXPERIENCE (MPE), sebuah agensi yang hanya berfokus pada percepatan pertumbuhan selebritas Asia dan memaksimalkan pengalaman merek dan penggemar,” katanya.

2. Proyek yang pernah dilakukan
Dekat dengan Artis-artis Top Korea Lewat Maxperience

Maxperience sendiri sudah melakukan banyak proyek di Asia dan global sejak tahun 2017. Sebelum pandemik, mereka fokus pada live events, seperti konser, fanmeeting, dan festival. Namun sejak virus corona menghantam, Maxperience banyak melakukan kampanye promosi global dan endorsement brand. Beberapa di antaranya ada kolaborasi dengan Jackson Wang, ITZY, TREASURE, Kang Daniel, dan YoonA untuk promosi global mereka.

“Kami sangat senang bisa mengesankan para penggemar dengan membantu mereka menonton dan membaca wawancara selebriti idola di media lokal mereka. Jangan lewatkan kolaborasi kami dengan selebriti yang mengejutkan segera!” tambah Max.

3. Penggemar di Indonesia sangat antusias
Dekat dengan Artis-artis Top Korea Lewat Maxperience

Bicara soal penggemar hiburan Korea Selatan, Indonesia tentu saja termasuk salah satu pasar besar di Asia. Menurut COO Maxperience, Raymond Cho, Hallyu Wave di Indonesia didukung oleh 1.030 populasi yang dinamis. Para penggemar ini berbeda dengan generasi yang lebih tua, karena mereka tumbuh dari ekonomi dan teknologi yang melimpah.

“Kelimpahan ini menurut saya membuat penggemar di Indonesia dan budaya penggemar mereka menjadi sangat aktif dan terstruktur dengan baik,” ujarnya.

Raymond yakin, Hallyu Wave di Indonesia bisa tumbuh subur, karena para penggemarnya sangat setia dan tak ragu mendukung apa yang mereka sukai. Maxperience pun mengaku sangat senang, karena penggemar Indonesia penuh semangat dan antusias terhadap budaya Korea.

4. Pandangan artis Korea terhadap audiens di Indonesia

Raymond juga menambahkan, banyak mendengar komentar positif tentang audiens dan media di Indonesia dari para agensi dan selebriti di Korea Selatan. Kemeriahan dari penggemar saat konser atau festival sangat membantu para artis. Fans juga bersikap sangat sopan saat acara dan di waktu bersamaan mereka tahu bagaimana menikmati momen.

“Salah satu yang luar biasa adalah ketika Asian Sound Syndicate Volume 1 pada 2019. Itu adalah festival hip hop di Helipad Senayan, Jakarta yang menjual ludes lebih dari 10 ribuan tiket. Saat itu, artis hip hop, seperti GRAY, Simon Dominic, DPR Live, dan CRUSH sangat bersemangat ketika tampil, karena antusiasme fans Indonesia begitu besar. Mereka sangat jatuh cinta dengan fans Indonesia setelah event tersebut,” kenangnya.

Sementara untuk media di Indonesia, menurut Raymond, sangat profesional dan selalu penuh persiapan. Media-media Tanah Air disebutnya sangat kooperatif dan terbuka untuk mediskusikan ide-ide baru.

“Sebagai contoh, kami melakukan wawancara dengan idola KPop P1Harmony dan WEi untuk IDN Media. Para artis ini terkejut ketika menerima daftar pertanyaan yang ditulis IDN Media, karena mereka bisa merasakan bahwa semuanya dipersiapkan dengan riset mendalam tentang setiap member. Pertanyaannya menarik, baik bagi para selebriti yang menjawab maupun penggemar yang membacanya,” aku Raymond.

5. Kerja bareng artis Korea, siapa yang paling tak terlupakan?
Dekat dengan Artis-artis Top Korea Lewat Maxperience

Hannah Lee, Agen Selebriti di Maxperience, mengaku sangat senang bisa bekerja bareng para artis dan idola Korea. Jika disuruh memilih satu saja, Hannah menyebut, artis yang paling berkesan baginya adalah Jackson Wang.

“Selain sebagai seorang artis, Jackson adalah CEO, desainer, sutradara, dan sebagainya. Bahkan ketika kita sedang rekaman wawancara, dia selalu memeriksa timnya dan mengatur aspek visualnya. Melihat sisi Jackson seperti itu meningkatkan rasa hormatku padanya. Dia menginspirasiku,” tutur Hannah.

Sementara proyek tak terlupakan baginya adalah proyek pertamanya bersama WEi. Hannah mengatakan selalu menyenangkan bekerja dengan media-media dari berbagai negara, apalagi bertemu para member idola Korea yang selalu asyik diajak kerja sama.

6. Tantangan menjadi ‘jembatan’ antara artis, media, dan penggemar
Dekat dengan Artis-artis Top Korea Lewat Maxperience

Hannah Lee mengatakan, tak ada tantangan berarti selama ini, sebab para artis dan penggemar sudah memilki hubungan spesial satu sama lain. Namun pandemik membuat mereka lebih sulit menghubungkan fans dengan para idola, karena tak bisa menggelar konser, fanmeeting, atau event secara langsung lainnya.

“Kami selalu berusaha yang terbaik untuk membawa interaksi yang sama antara fans dengan idolanya lewat wawancara yang kami lakukan, tapi tentu saja sulit menciptakan pengalaman yang sama secara online. Namun fans menunjukkan banyak masukan positif terkait wawancara-wawancara tersebut,” ujarnya.

Meski masih berada di situasi pandemik, Raymond Cho menjelaskan, sebagai agensi, Maxperience tetap fokus pada pertumbuhan selebriti Asia, seperti menyediakan konsultasi dan pilihan yang mereka butuhkan dalam situasi ini. Salah satunya adalah tetap mendekatkan para selebiti dengan penggemarnya.

Max Jang menambahkan, salah satu alasan di balik dedikasi ini adalah penggemar dan itu sangat penting, karena mereka percaya tak ada yang bisa dilakukan tanpa penggemar. Ia meminta para fans untuk menantikan berbagai kolaborasi seru dan mengejutkan lainnya.

“Kami akan memperluas kolaborasi kami bersama selebriti China, Jepang, dan Hollywood untuk menciptakan dan menyediakan kesempatan lebih luas untuk berinteraksi dengan para penggemar mereka di Asia,” tutup Max Jang.